Jenis-jenis Fisioterapi Pasca Stroke

Jenis-jenis Fisioterapi Pasca Stroke

Fisioterapi merupakan perawatan yang biasa dilakukan untuk membantu mengembalikan fungsi dan gerakan bagian tubuh seseorang akibat hilangnya kemampuan tubuh atau sakit. Fisioterapi juga dilakukan untuk mengurangi resiko sakit dikemudian hari. Fisioterapi harus dilakukan berdasarkan ilmu pengetahuan, tidak bisa dilakukan asal-asalan. Ada banyak jenis perawatan Dalam fisioterapi, di antaranya ada yang dilakukan dengan cara manual. Terapi manual biasanya dilakukan bagi seseorang untuk melenturkan sendi dengan cara memijat menggunakan tangan. Jenis fisioterapi lainnya adalah stimulasi saraf transkutan listrik, yaitu terapi yang menggunakan perangkat kecil digerakkan dengan menggunakan baterai. Alat satu ini memiliki manfaat untuk meredakan rasa sakit di tubuh. Jenis lainnya adalah terapi magnetic, yaitu terapi yang menggunakan electromagnet yang memiliki berbagai jenis dan ukuran. Alat ini memiliki manfaat untuk mengurangi rasa sakit yang menyerang.

Selanjutnya ada juga Taping, yaitu alat fisioterapi berupa plester elastic untuk menyembuhkan secara alami. Caranya cukup mudah yaitu dengan menyangga dan menstabilkan otot. Ada juga jenis fisioterapi Diathermy, yaitu terapi yang menggunakan panas dialirkan melalui arus elektromagnetik dengan frekuensi yang tinggi. Dan terapi yang terakhir adalah Ultrasound dan phonoperesis adalah terapi yang akan membantu menurunkan peradangan dengan cara mendorong panas ke arah yang cedera. Fisioterapi juga sangat dianjurkan bagi orang yang terkena stroke. Untuk fisioterapi pasca stroke harus mengikuti serangkaian terapi agar bisa mempernaiki bagian tubuh yang masih lemah dan belum berfungsi dengan baik akibat stroke.

Sangat disarankan untuk pasien fisioterapi setelah stroke harus dilakukan maksimal sebelum 6 bulan, jika sudah lewat satu tahun maka akan sulit untuk diperbaiki. Penyembuhan 6 bulan pertama adalah penyembuhan terbaik dan bisa diperbaiki dengan mudah. Jika sudah lewat satu tahun masih bisa dilakukan terapy namun perkembangannya sedikit. Berikut ini adalah fisioterapi pasca Stroke yang bisa dijadikan acuan :

  • Knee Extensions

Pertama duduklah di atas kursi yang nyaman, luruskan kaki sesuai dengan kemampuan kaki anda. Turunkan kaki berlahan-lahan ke lantai, lakukan bergantian dengan kaki yang sebelah. Lakukan gerakan ini hingga 10 kali.

  • Seated Marching

Pada gerak seated marching posisikan diri anda dalam posisi duduk, angkat paha dan arahkan sejajar dengan dada. Kontrol gerakan dengan berlahan, turunkan kaki berlahan dan ulangi hingga 10 kali hitungan kaki.

  • Knee to Chest

Adalah terapi dengan cara terlentang, posisikan tubuh anda dengan nyaman  dan terlentang. Arahkan dan tekuuk lutut mengarah pada dada, kemudian turunkan berlahan-lahan. Atur nafas dan ulangi lagi hingga 10 kali hitungan.

  • Toe Taps

Masih dalam posisi terlentang, angkat kaki kiri dan silangkan di atas kaki kanan yang sudah ditekuk 90 derajat. Pertahankan lalu turunkan secara berlahan-lahan, ulangi hingga 10 kali hitungan pada masing-masing kaki.

  • Tabletop Circle Movement

Cara ini bisa dilakukan untuk terapi tangan. Satukan kedua jari dan peganglah botol. Bentuklah gerakan melingkar dan pertahankan kedua tangan agar tetap bergandengan. Lakukan berlahan dan semampu anda.

  • Unweighted Bicep Curls

Posisikan tubuh anda dalam posisi duduk, tegakkan lengan 90 derajat dengan berlahan di atas meja. Turunkan dengan berlahan dan lakukan 10 kali.

Fisioterapi pasca stroke sangat penting dilakukan, untuk penyembuhan membutuhkan kesabaran yang besar. Anda harus benar-benar memiliki keyakinan besar agar pulih kembali dengan maksimal dari stroke. Anda bisa memilih melakukan fisioterapi di rumah sakit atau di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *