Lebih Bagus Alkohol Atau Etanol Sebagai Antiseptik?

Lebih Bagus Alkohol Atau Etanol Sebagai Antiseptik?
Saat terluka tidak semua kondisinya bersih, bisa jadi luka anda terkontaminasi lumpur atau yang lainnya sehingga perlu dibersihkan agar kuman-kuman tidak menginfeksi luka pada kulit anda.

Pada umumnya luka akan dibersihkan dengan cairan antiseptik seperti alkohol dengan konsentrasi 70%. Tapi ada juga yang menggunakan antiseptik etanol. Lalu manakah yang lebih bagus fungsinya menjadi antiseptik, kenapa ada yang menggunakan alkohol atau etanol. Apakah keduanya berbeda?.

Sebenarnya mau anda menggunakan alkohol atau etanol itu sama saja fungsinya yaitu sebagai antiseptik karena pada dasarnya alkohol dan etanol itu sama. Jika alkohol adalah bentuk murni atau utama dari alkohol, sedangkan etanol adalah turunan dari alkohol atau dikelompokkan dalam kelompok primer alkohol.

Etanol adalah alkohol dengan bau yang menyenangkan dan tidak berwarna. Pembuatanya melalui proses fermentasi dan biasanya tidak hanya digunakan sebagai antiseptik saja. Etanol jug a digunakan dalam produk-produk yang sering anda temui seperti deodorant, hairspray, sabun, sampo, obat kumur, parfum dan pembersih tangan.

Etanol memang juga digunakan sebagai antiseptik atau pembersih luka. Namun umumnya kifa lebih banyak menggunakan alkohol 70%. Alhokol 70% ini beda kandungannya dengan etanol meski sama-sama dari alkohol. Kandungan yang terdapat pada alkohol 70% adalah hasil dari denaturasi antara alkohol dengan campuran bahan lain berupa methanol atau benzena.

Itulah penjelasan mengenai alkohol dan etanol dalam perawatan luka. Keduanya memang sama fungsinya yaitu sebagai antiseptik, jadi mulai sekarang jangan khawatir jika terkadang anda menemui alkohol khususnya alkohol 70% atau 90% dan etanol karena keduanya sama amannya sebagai antiseptik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *