Minum Antibiotik Tidak Sampai Habis, Bahaya atau Tidak?

Minum Antibiotik Tidak Sampai Habis

Saat memeriksakan kesehatan ke dokter, dan anda dinyatakan sakit yang memerlukan konsumsi obat, pasti dokter akan meresepkan obat untuk anda.

Dokter biasanya akan meresepkan obat sesuai kondisi penyakit dan juga penyebab penyakit yang anda alami. Misalnya penyebabnya adalah infeksi virus atau infeksi bakteri. Jika infeksi bakteri maka dokter akan memberikan antibiotik. Kenapa antibiotik?

Antibiotik diberikan pada penderita penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri karena fungsi utama dari antibiotik memang untuk membunuh bakteri yang menginfeksi tubuh anda dengan membunuh atau menghambat proses pertumbuhan bakteri tersebut.

Saat memberikan resep antibiotik, dokter akan memperkirakan berapa lama obat antibiotik yang harus anda habiskan. Pada umumnya, obat antibiotik akan diresepkan 5 sampai 14 hari bergantung pada penyakit dan juga perkiraan berapa hari bakteri dapat dibunuh. Selain memberikan jangka waktu, dokter sering memberi anjuran pada pasien untuk selalu menghabiskan antibiotik yang diminumnya.

Meski sudah tahu bahwa obat antibiotik harus dikonsumsi sampai habis. Biasanya anda akan menghentikan konsumsi antibiotik karena merasa kondisi tubuh sudah baik meski antibiotik belum habis. Lalu benarkah tindakan tersebut?.

Kebiasaan menghentikan konsumsi antibiotik sebelum habis merupakan hal yang berbahaya. Kenapa berbahaya?. Antibiotik yang tidak dihabiskan sesuai anjuran atau resep dokter akan membuat anda resisten terhadap antibiotik.

Yang dimaksud dengan resisten dengan antibiotik yaitu bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik tertentu. Bisa jadi kebal terhadap obat yang terakhir kali anda minum atau yang sejenisnya. Resistensi tersebut terjadi karena saat anda menghentikan konsumsi antibiotik, bisa jadi bakteri belum sepenuhnya terbunuh sehingga melakukan mutasi. Proses mutasi tersebut membuat bakteri dalam tubuh anda menjadi kebal terhadap obat antibiotik yang anda minum. Akibatnya anda mungkin tidak sembuh saat sakit diberi antibiotik.

Selain sulit sembuh dari penyakit. Orang yang resisten terhadap antibiotik tertentu akan berisiko mengalami kematian. Hal itu terjadi karena seperti yang kita ketahui bahwa tidak banyak jenis antibiotik yang bisa menggantikan antibiotik tertentu yang sudah resisten pada diri anda. Sehingga penyakit infeksi bakteri yang anda alami bisa tidak sembuh dan menyebabkan kematian.

Itulah bahayanya jika anda tidak minum antibiotik sesuai anjuran yang dokter berikan. Jadu mulai sekarang jika anda menerima resep antibiotik dari dokter harus dihabiskan. Anda boleh menghentikan konsumsi antibiotik jika sudah habis atau memang dokter menganjurkan untuk berhenti meski obat masih ada.

Badan kesehatan dunia atau WHO juga memberikan saran untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik, selain konsumsi sesuai aturan dokter. Anda sebaiknya juga kurangi atau jangan minum antibiotik jika memang penyakit yang anda alami tidak membutuhkan pengobatan antibiotik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *