Tersiram Air Panas? Stop Gunakan Pasta Gigi

Tersiram Air Panas? Stop Gunakan Pasta Gigi

Salah satu jenis luka bakar yang sering kita jumpai dalam aktivitas sehari-hari adalah luka bakar akibat tersiram air panas. Anda bisa tersiram air panas secara tidak sengaja saat memasak, membuat minuman panas atau tidak sengaja menumpahkan air panas dan mengenai tangan atau bagian tubuh lain.

Luka bakar karena air panas ini juga dapat berbahaya jika penanganannya tidak sesuai, bisa jadi jaringan yang terpapar air panas akan rusak. Berbicara mengenai penanganan luka bakar karena tersiram air panas, biasanya apa yang anda lakukan untuk mengobati bagian tubuh yang tersiram air panas?

Apakah anda akan menjawab “saya oleskan bagian luka dengan pasta gigi”. Mengolesi luka akibat tersiram air panas dengan pasta gigi merupakan cara turun temurun yang biasanya digunakan dengan tujuan ingin mendinginkan bagian tubuh yang terkena air panas dan dianggap dengan cara itu maka luka bakar akan sembuh. Tapi sudah benarkah cara itu?.

Ternyata kebiasaan kita mengoleskan pasta gigi pada luka akibat tersiram air panas itu harus dihentikan sebab penggunaan pasta gigi justru tidak tepat karena dapat memperparah jaringan atau kondisi luka yang tersiram air panas. Kenapa bisa? Berikut alasannya:

  1. Pasta gigi menyebabkan infeksi pada luka

Anjuran untuk berhenti mengoleskan pasta gigi saat tersiram air panas dikarenakan pasta gigi mengandung bahan-bahan yang dapat menyebabkan bagian kulit yang diolesi menjadi mengalami peradangan atau infeksi, bahan-bahan tersebut seperti mentol, pemutih, perasa dan zat kimia lainnya. Selain menyebabkan infeksi, mengoleskan pasta gigi pada kulit yang tersiram air panas justru akan mempersulit penyembuhan luka sehingga proses penyembuhan luka menjadi tidak sempurna.

  1. Memperberat atau memperluas cedera

Cedera akibat tersiram air panas menjadi lebih berat jika anda mengoleskan pasta gigi untuk mengatasinya. Hal itu terjadi karena pasta gigi dapat menghalangi proses pelepasan udara di bawah kulit dengan udara dari luar. Sehingga suhu di bawah kulit akan tetap panas. Keadaan suhu yang tetap panas tersebut akan membuat memperluas bagian cedera akibat tersiram air panas.

Itulah beberapa alasan mengapa anda harus berhenti menggunakan pasta gigi pada pertolongan pertama kulit atau bagian tubuh yang tersiram air panas. Ada cara lain yang lebih baik untuk menangani luka bakar akibat tersiram air panas.

Pertolongan pertama saat tersiram air panas yang bisa anda lakukan yaitu cukup siram dengan air mengalir bagian tubuh yang tersiram air panas, dengan itu proses perusakan lebih lanjut akan berhenti. Lakukan kurang lebih 15 menit. Jika bagian tubuh yang tersiram air panas tertutup pakaian, anda bisa menyiramnya dengan air dingin, lalu perlahan lepaskan pakaian anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *